Saturday, July 21, 2012

Penentuan awal ramadhan hilal belum terlihat dari Gresik

GRESIK, KOMPAS.com - Hingga pukul 17.24 WIB, tim rukyatul hilal Lajnah Falakiyah Nahdlatul Ulama (NU) Gresik, belum melihat adanya hilal. Pantauan dari Balai Rukyat Condrodipo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Kamis (19/7/2012) juga terhalang mendung. Kepala Kantor Kementerian Agama Gresik, Abdul Haris Hasanuddin, menyebutkan tujuh orang tim belum melihat hilal. Selanjutnya dilakukan sidang isbat, dipimpin hakim dari Pengadilan Agama Gresik, A Nuril Huda. Sidang isbat menetapkan bahwa hasil pengamatan di balai rukyat Condrodipo Gresik, hilal belum terlihat. Selanjutnya hasil pengamatan dilaporkan ke Kementerian Agama, untuk menetapkan awal puasa Ramadhan. Selain pengamatan dengan mata telanjang, juga dilakukan dengan alat teropong. Editor : Agus Mulyadi TOP STOR

Sunday, July 8, 2012

Mayarakat Gresik Gelar Kajian Sambut Ramadhan

Gresik - Banyak cara untuk mengekspresikan kebahagiaan dalam rangka menyambut bulan ramadhan, sebagai salah satu bulan yang istimewa dan terdapat kemuliaan didalamnya

salah satu bentuk cara syukur itu terlihat dari antusiasme masyarakat Gresik yang menghadiri Tarhib Ramadhan yang digelar oleh IKADI (Ikatan Dai Indonesia) bekerjasama dengan YDSF Al Falah Gresik, At Tibyan Dan Pengurus Takmir dan Karyawan Petrokimia Gresik

Menghadirkan pembicara yang sangat faqih dalam hal fiqh Ust Agung Cahyadi Lc,MA yang biasa mengisi di radio SAM FM dan Prof Abdullah Syahab. tema yang diangkat adalah "menerobos ruang ramadhan dengan Ilmu"

Acara yang dihadiri sekitar 150 an orang tersebut dimulai sejak jam 8.00 sampai 11.00 dengan dimoderatori langsung oleh ketua IKADI Gresik Ust Kholid Khusnan. MSDM

Saturday, June 23, 2012

Donor Darah Polres Gresik; Anggota Nyaris Pingsan Hingga Takut Kena Jarum Suntik


Polisi juga manusia, adakalanya dia mengalami kekhawatiran pada sesuatu yang sebenarnya bagi yang lain dianggap umum. Itu terjadi saat Polres Gresik melaksanakan donor darah di aula, Jumat pagi.

Courtessy: Radar Surabaya (Gresik) 23 Juni 2012

TIDAK hanya takut, ada juga anggota Satlantas yang sehari-hari kuat berdiri di pinggir jalan tiba-tiba nyaris ambruk usai darahnya disadap. Sejumlah kejadian unik mewarnai pelaksanaan acara donor darah di Mapolres Gresik. Saat dimulai pelaksanaan donor darah, tiba-tiba ada sejumlah polisi yang memilih meghindar karena takut dengan jarum suntik. Entah guyon atau serius, dari raut mukanya memang tampak seperti orang ketakutan. Ada juga anggota Satlantas Polres Gresik yang awalnya mantap ingin mendonorkan darahnya tiba-tiba drop usai darahnya diambil.

Polisi itu adalah Bripka Abdul Kholiq yang sehari-hari bertugas di Unit Laka Satlantas Polres Gresik. Bintara polisi ini, tiba-tiba saja terhuyung- huyung hampir jatuh setelah diambil darahnya. Beruntung, saat itu rekan-rekannya sesama polisi yang ada di sebelahnya dengan sigap menangkap tangannya, dan membaringkannya di aula Polres Gresik. Suasana itu sempat membuat beberapa rekannya menjadi panik.

Selanjutnya, seluruh pakaian Kholiq pun direnggangkan, dan diistirahatkan selama beberapa menit. Beruntung, tidak lama kemudian Kholiq pun segera siuman. Saat sadar, Kholiq mengatakan saat itu pandangan matanya tiba-tiba saja berkunang- kunang, dan gelap. Setelah itu, dia merasa ada yang mengangkat badannya.

“Saya tidak tahu penyebabnya kenapa? Tapi tiba-tiba saja menjadi pusing,”jelasnya. “Tapi sepertinya tidak masalah, karena saya memang berniat untuk melakukan donor,”pungkasnya sambil tersenyum.

Jajaran Polres Gresik kemarin mengadakan kegiatan donor darah di Mapolres Gresik. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka untuk memperingati HUT Polri ke- 66. Dalam kegiatan tersebut, seluruh jajaran anggota polisi, baik yang bertugas di polres, maupun polsek seluruh Gresik ikut serta meramaikan acara itu, dengan menyumbangkan darah mereka. Kapolres Gresik AKP Zulfikar Tarius mengatakan, selain untuk memperingati HUT Polri, acara itu diadakan juga dalam rangka untuk membantu PMI yang sering mengalami kekurangan persediaan darah. “Karena seperti yang kita ketahui sendiri, akhir-akhir ini kan kita sering mendengar, kalau stok darah di PMI itu semakin menipis saja,”ungkapnya.

Zulfikar menambahkan, terkadang sebagian anggota masyarakat masih meremehkan tentang sedikitnya bantuan darah yang mereka berikan. Namun, Zulfikar melanjutkan, bagi mereka yang kekurangan hal itu akan sangat berguna sekali kemanfaatannya.

Lebih lanjut Zulfikar memberikan contoh mengenai salah seorang yang telah mengalami kecelakaan lalu lintas, lalu mengalami kekurangan darah. “Saat-saat seperti itu, terkadang kita, bahkan saya sendiri merasa, betapa berharganya arti setetes darah kita bagi orang lain,”ucapnya.

Zulfikar menuturkan, dirinya sering menyaksikan para keluarga korban tersebut berupaya sekuat mungkin untuk mendapatkan bantuan darah. “Para keluarga korban atau pasien itu, selalu pontang-panting, ke sana kemari, bahkan rela melakukan apa saja, supaya sanak keluarganya bisa mendapatkan bantuan darah,”tuturnya. “Sehingga, kadang saya sendiri juga sering trenyuh meyaksikan adegan-adegan yang seperti
itu,”imbuhnya.



Friday, June 15, 2012

Djaloe “Gresik Jaman Dulu ” ambisi raih rekor muri


Gresik - Djaloe “Gresik Jaman Dulu ” edisi perdana terselenggara atas kerjasama berbagai elemen di gresik dengan Pemda setempat, acara yang baru terselenggara tersebut merupakan bibit wisata yang digagas sejak dulu oleh para pecinta budaya dan sejarah Gresik. Sepanjang jalan basuki rachmad dan alun alun terlihat ada panggung besar sebagai ajang kesenian, selain itu ada juga stand UKM yang berasal dari sekolah di Gresik.

Stand Sovenir Gresik juga ikut meramaikan di kampung kemasan yang tidak jauh dari jl basuki rachmad. selain dilombakan dengan nominasi 5 terbaik , di sana juga terdapat pameran foto yang memperlihatkan Gresik jaman dulu. Kris Adji selaku ketua Mataseger setelah membuka festival musik yang juga terdapat di ujung jalan menyatakan ” kedepan harus lebih baik lagi” karena ini adalah pertama kali diadakan , maka kita akan usulkan untuk masuk rekor MURI

Acara puncak diprediksi besok malam yang akan menampilkan bakar bandeng di lokasi kemasan. sekaligus sebagai hari terakhir acara Djaloe “Gresik Jaman Dulu ”

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More